Puasa Tarwiyah seperti Puasa Setahun?


DI bulan Dzulhijjah, kita dianjurkan untuk melaksanakan puasa pada tanggal satu hingga sembilan. Termasuk di dalamnya ialah puasa tarwiyah. Apa itu? Puasa tarwiyah berarti puasa yang dilaksanakan pada hari ke delapan di bulan Dzulhijjah. Mengapa dikatakan tarwiyah?

Istilah tarwiyah diambil dari kata tarawwa yang artinya membawa bekal air. Karena pada hari itu, para jamaah haji membawa banyak bekal air zam-zam untuk persiapan arafah dan menuju Mina. Mereka minum, memberi minum untanya, dan membawanya dalam wadah.

Ada yang mengatakan bahwa puasa tarwiyah seperti puasa setahun. Benarkah demikian?
Dalam konsultasisyariah.com, dijelaskan bahwa terdapat hadis yang secara khusus menganjurkan puasa di hari tarwiyah. Hadis itu menyatakan, “Siapa yang puasa 10 hari, maka untuk setiap harinya seperti puasa sebulan.
Dan untuk puasa pada hari tarwiyah seperti puasa setahun, sedangkan untuk puasa hari arafah, seperti puasa dua tahun.”

Hadis ini berasal dari jalur Ali al-Muhairi dari at-Thibbi, dari Abu Sholeh, dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhu, secara marfu’.

Para ulama menegaskan bahwa hadis ini adalah hadis palsu. Ibnul Jauzi (wafat 597 H) mengatakan, “Hadis ini tidak shahih. Sulaiman at-Taimi mengatakan, ’at-Thibbi seorang pendusta.’ Ibnu Hibban menilai, ‘at-Thibbi jelas-jelas pendusta. Sangat jelas sehingga tidak perlu dijelaskan,” (Al-Maudhu’at, 2/198).

Keterangan serupa juga disampaikan as-Syaukani (wafat 1255 H). Ketika menjelaskan status hadis ini, beliau mengatakan, “Hadis ini disebutkan oleh Ibn Adi dari A’isyah secara marfu’. Hadis ini tidak shahih, dalam sanadnya terdapat perawi bernama al-Kalbi, seorang pendusta,” (al-Fawaid al-Majmu’ah, 1/45).

Keterangan di atas, cukup bagi kita untuk menyimpulkan bahwa hadis di atas adalah hadis yang tidak bisa jadi dalil. Karena itu, tidak ada keutamaan khusus untuk puasa tarwiyah.

Meskipun begitu, melaksanakan puasa di hari tersebut tetap menjadi kebaikan bagi diri kita. Sebab, kita dianjurkan untuk berpuasa dari tanggal satu hingga sembilan Dzulhijjah. Itu berarti puasa tarwiyah termasuk di dalamnya. Apalagi bulan ini merupakan bulan penuh berkah. Kita harus bisa memanfaatkan bulan ini dengan memperbanyak ibadah. Dan puasa adalah salah satu cara terbaiknya.

Hal yang terpenting ialah kita niatkan puasa di bulan Dzulhijjah ini hanya untuk menggapai ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala semata. Sebab, tiada lain kedudukan yang lebih tinggi yang mampu diraih oleh seseorang selain mendapatkan ridho dari sisi-Nya.

Populer